Strategi Dakwah






strategi, manajemen strategi
anda pasti sudah tahu bahwa perang membutuhkan sebuah strategi, memenangkan pertandingan membutuhkan strategi, memenangkan perpolitikan membutuhkan strategi, sebagaimana dengan perang, pertandingan dan perpolitikan begitupun dengan dakwah. dakwah membutuhkan  strategi. bukan sekadar asal-asal dalam berdakwah. strategi bisa dipraktikan melalui kehidupan sehari-hari, misalnya dalam ruang lingkup kecil di tengah-tengah keluarga, kerabat, hingga masyarakat secara umum.

emangnya dalam berdakwah strategi seperti apa yang harus dibuktikan? apakah penting untuk dibuktikan? ya iyalah, harus dibuktikan. strategi agar dakwah islam ini diterima oleh masyarakat luas. Strategi dalam syiar islam dan strategi dalam manajemen obyek dakwah. Ketika kemudian dalam melaksanakan syiar ini, strategi yang dilakukan hanya biasa-biasa saja maka umat manusia yang menerima dakwah ini pula hanya biasa-biasa saja, ketika kemudian dalam mengelola obyek dakwah ini hanya biasa-biasa saja maka obyek dakwah yang ikut dan terlibat pula hanya biasa-biasa saja. 

Oleh karena itu, syiar islam harus mulai ada strategi, strategi yang kreatif dan strategi yang eye catching (kelihatan indah oleh mata), sama halnya dengan manajemen obyek dakwah bukan cuman hanya kreatif yang dibutuhkan akan tetapi kesungguhan dan keseriusan pun sangat dibutuhkan.strategi ini bisa diterapkan dalam suatu agenda manapun. seperti melaksanakan seminar, talkshow, training motivasi yang dikemas dalam bentuk syiar islam. itulah strategi yang harus dibentuk untuk seluruh aktivis dakwah.

karena tanpa strategi yang dibentuk maka publik bisa bosan, obyek dakwah tidak akan mengikuti dakwah islam ini. meskipun landasan utamanya adalah kekuatan dan kekuasaan Allah SWT. tetapi Allah ingin melihat ikhtiar kita sebagai umat manusia. untuk menyempurnakan ikhtiar itu maka para aktivis dakwah harus kreatif dalam mensiasati target dakwah kita.

kurang jelas apa lagi? itu strategi. tiada tanding, tiada banding.
Sabtu, 25 Maret 2017
Tag :

Indahnya Persatuan dan Buruknya Perpecahan






persatuan, kuat, kebenaran, persaudaraan dalam islam
diantara keistimewaan dan keunggulan ajaran agama islam adalah seruan kepada seluruh umat manusia untuk menjaga dan dan mempertahankan persatuan. serta cercaan terhadap perpecahan yang
Senin, 06 Maret 2017

cara menghentikan kebiasaan mencuri






pencuri, mencuri, mencuri dalam islam

anda ingin mengetahui tahu, bagaimana cara menghentikan kebiasaan mencuri? kalau ya, berarti anda telah membaca artikel yang tepat. ini dia ulasan artikel nya ..!!!
Sabtu, 04 Maret 2017
Tag :

Menimati Ketakutan






Ketakutan, takut, mengatasi rasa takut, menghilangkan rasa takut, rasa takut
mungkin sering diantara kita, yang melihat dan mendengar orang yang merasa takut sehingga menghamba dirinya untuk menggapai kesuksesan. Apakah rasa takut ini diperbolehkan? atau sebaliknya jangan pernah takut atau jangan sampai takut itu ada dalam dirimu (kata sebagian orang)? ini yang sebenarnya, perasaan takut itu sebenarnya hal yang wajar. kenapa wajar? karena ketakutan itu merupakan salah anugerah yang diberikan kepada kita dan suatu waktu perasaan takut tersebut akan bermanfaat untuk kita. satu hal yang perlu ditekankan dan digaris bawahi adalah dibalik rasa takut yang Allah berikan, Allah juga memberikan keberanian untuk kita.

Kata orang mereka takut gagal dan Sebagian orang sering mengatakan bahwa jika ingin sukses maka hilangkan segala macam ketakutan dalam diri. Karena ketakutan hanya akan menghambat sebuah kesuksesan, mereka mengedepankan sebuah keberanian. Kami rasa mungkin persepsi seperti ini mengkin saja keliru, bagaimana mungkin seorang bisa dikatakan berani jika dia tidak mempunyai ketakutan dalam diri. Keberanian adalah bukan suatu tindakan yang dilaksanakan tanpa suatu hambatan, melainkan keberanian adalah suatu tindakan untuk melawan dan mengatasi suatu perasaan takut. Dengan kata lain, bahwa ketakutan memang diperlukan karena tanpa ketakutan seseorang tidak bisa disebut berani. Jadi kesimpulannya kita harus menikmati ketakutan.

merasa takut itu bagus
hey saudara penulis? anda tidak salah, dengan menulis takut itu bagus? bukankah dengan dengan takut orang tidak akan pernah sukses? hay saudara pembaca? anda tidak usah banyak cing-cong, anda baca saja terus, nanti anda akan mengerti dengan sendirinya, kenapa takut itu bagus.

ini dia jawabannya
  • karena takut jatuh dia berhati-hati dalam langkahnya agar tidak terjatu
  • karena takut bodoh, maka dia belajar agar menjadi cerdas
  • karena takut miskin, maka dia berusaha dengan usaha sebaik-baiknya dalam mencari rezeki dan karunia Allah SWT.
  • karena takut masuk neraka, maka ia menjadi manusia yang taat.
  • karena takut masuk penjara, maka ia tidak korupsi dan mencuri, dll
  • ingat takut dan berani itu teman, saudara, dan sepupu. pokoknya terserah anda, apa saja boleh
  • tanpa ada rasa takut, maka berani pun tidak ada. kalau takut ada, berani pun ada.
  • tidak akan dikatakan pemberani, jika tidak mampu mengatasi rasa takut.
  • ingat bukan menghilangkan rasa takut, tapi mengatasi rasa takut
anda takut sukses? apa kata dunia? apalagi kata akhirat
Ketakutan, takut, mengatasi rasa takut, menghilangkan rasa takut, rasa takut

sampai disini, anda sudah paham bahwa merasa takut itu bagus? bahwa rasa takut takut adalah kunci kesuksesan. anda sepakat? jika iya, kita tos dulu..!!!


semoga bermanfaat




Jumat, 03 Maret 2017

jangan mencari-cari kesalahan orang lain








jangan mencari-cari kesalahan orang lain, mari belajar untuk tidak mencari kesalahan orang lain

sungguh aneh, mengapa ada diantara kita yang mempunyai kecendurungan, senang dan gemar untuk mencari-cari kesalahan orang lain. coba anda lihat, cukup banyak orang yang lebih mudah dan
Rabu, 01 Maret 2017
Tag :

berkata baik atau diam





berkata baik atau diam, lebih baik diam, lebih baik diam daripada berkata-kata
sungguh beruntung orang yang banyak diam
ucapannya dihitung sebagai makanan pokok
tidak semua yang kita ucapkan ada jawabnya
jawaban yang tidak disukai adalah diam
sungguh mengherankan orang yang banyak berbuat aniaya
sementara meyakini bahwa ia akan mati

ali bin abi thalib radhiyallahu'anhu berkata,
"seseorang mati karena tersandung lidahnya
dan seseorang tidak mati karena tersandung kakinya
tersandung mulutnya akan menambah pening kepalanya
sedangkan tersandung kakinya akan sembuh perlahan"

artinya jika dalam kehidupan sehari-hari atau implementasi dalam dunia nyata, sungguh sangat beruntungnya orang yang ketika disakiti hatinya dia memilih untuk berkata baik atau diam dan sabar. karena yang tidak berkata baik atau diam alias bicaranya ngaur bisa menyakiti orang lain. dan jika sudah begini pastilah golongan lain akan sakit hati dan jka sudah sakit hati pastilah hanya akan ada pertikaian dan perkelahian serta pertumpahan darah. oleh karena itu lebih baik berkata baik atau diam.

mungkin kita pernah mendengar istilah lidah lebih tajam dari pedang. artinya terluka karena lidah atau kata-kata hinaan orang lain itu akan terus membekas dalam hati sebaliknya terluka karena sentuhan fisik seperti pukulan maka lambat laun akan sembuh dengan sendirinya.
demikian dulu, artikel tentang berkata baik atau diam. semoga bermanfaat

Minggu, 26 Februari 2017
Tag :

Pengaruh media masa terhadap kehidupan masyarakat





tahukah anda apa berita terkini hari ini? ini dia faktanya bahwa media saat ini telah menjadi suatu alat komunikasi yang sangat dominan dihati masyarakat. media mampu memberikan kehidupan yang lebih baik jika media tersebut dimanfaat dengan secara baik. Bahkan media itu sendiri mampu memberikan dampak yang sangat siginifikan bagi pola pikir masyarakat. Masyarakat menilai baik buruknya bangsa ini dilihat dari yang ditampilkan di media itu sendiri. Jika media tersebut menampilakan suatu tontonan yang tidak wajar atau tontonan yang merusak akhlak dan moral maka disitulah cerminan dari masyarakat Indonesia.

Dan jika ingin melihat bangsa ini berjalan dengan baik dan positif maka media harus dikelola dengan baik dan benar. Dalam salah satu seminar yang saya ikuti, narasumber pernah berkata begini, barang siapa yang menguasai media kurang lebih 78% maka dia bisa menguasai dunia. Artinya media memang sangat mampu memberikan dampak yang signifikan bagi kesuksesan seseorang.

Contoh kecil lain pengaruhnya media adalah
Seorang artis bisa mengahsilkan uang yang banyak dengan adanya mediA
- Seorang pengusaha dalam meningkatkan produktifitas penjualan itu sangat dipengaruhi oleh mediA
- seorang politisi agar dikenal oleh masyarakat luas maka dia harus memanfaatkan media
- seorang presenter, agar dikenal namanya maka dia harus di tampil di depan media

itulah sekelebat berita terkini tentang media. siapapun yang menguasai media pasti beruntung.
semoga bermanfaat artikel yang hanya singkat ini.


i
Jumat, 24 Februari 2017

antara kuantitas vs kualitas







Berdasarkan data statistic dunia, bahwa Indonesia tercatat sebagai kuantitas penduduk terbesar ke-4. dengan kuantitas yang dimiliki indonesia, Semestinya membuat indonesia menjadi Negara berpengaruh, Negara maju, Negara kuat dan adidaya. Tapi, apa yang terjadi? Lagi, lagi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Apa yang terjadi dengan indonesia? padahal dengan kuantitas yang dimiliki indonesia mampu membuat indonesia sebagai negara berkualitas. tapi pada faktanya tidak begitu. Sabar, sabar sebentar lagi anda akan mengetahui jawabannya sebentar lagi.

kuantitas vs kualitas, kuantitas, kualitas
Nabi Muhammad Saw panutan dan pemimpin kita semua, mengatakan kepada para sahabat. Akan datang suatu masa, dimana umat islam bagaikan buih dilautan. Tidak mempunyai pondasi, tidak memiliki kekuatan dan tidak mempunyai pijakan yang kuat untuk berpijak. Mereka lemah. Para sahabat bertanya, apakah jumlah mereka sedikit? Tidak, justru kuantitas mereka sangat banyak? Lalu apa yang terjadi pada mereka ya rasulullah? Mereka tidam mempunyai kualitas, mereka kehilangan semangat untuk berjuang, mereka kehilangan semangat untuk menjaga harga diri dan kehormatan, mereka kehilangan semangat untuk belajar dan berusaha serta mereka kehilangan semangat untuk saling menghargai dan saling menghormati. kuantitas mereka banyak, kuantitas mereka sangat banyak tetapi kualitas mereka begitu rendah.

Presiden Indonesia pertama yaitu soekarno pernah mengatakan berikan aku 1000 orang tua maka akan aku cabut semeru dari akarnya, dan berikan aku 10 pemuda niscaya akan aku guncangkan dunia. Lagi lagi guncangan ini masih ada tanda Tanya, guncangan seperti apa? Guncangan menuju kehancuran, keterpurukan dan kelemahan atau bahkan guncangan menuju kebangkitan, kekuatan dan kejayaan? Kalaupun guncangan menuju kebangkitan, kekuatan dan kejayaan ini hanya akan terjadi jika umat muslim mempunyai kualitas dan kompten yang memadai sesuai dengan yang diharapkan. untuk meraih menuju kebangkitan dan kejayaan maka kualitas jawabannya.

Dan jika melihat kualitas Negara Indonesia saat ini, sudah terlalu banyak gedung-gedung, kantor-kantor dan masjid-masjid. Mulai dari kota-kota sampai ke desa-desa, dari desa-desa sampai ke pelosok-pelosok, dari pelosok-pelosok sampai ke lembah-lembah. Sudah terlalu banyak gedung dan bangunan yang didirikan. Tetapi pembangunan yang perlu dan dibutuhkan oleh bangsa ini adalah pembangunan manusia, menuju manusia yang berkualitas yang akan mengantarkan bangsa ini menuju bangsa yang yang kuat, bangsa yang cerdas dan bangsa yang solid. Jika ketiga point diatas terpenuhi maka itu disebut sebagai manusia yang ber kualitas. Maka ketika kemudian, manusia ber kualitas ini terpenuhi. Ini bukan sebuah mimpi disiang bolong. Tapi, harapan kita bersama.

mana yang terbaik, motivator atau komentator?








komentator

Di Indonesia Sudah terlalu banyak komentator, sudah terlalu banyak pengamat. Padahal semestinya untuk membangun bangsa ini sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan sebuah pengamat dan komentator. memang faktanya dengan adanya komentator dan pengamat kita bisa mengetahui lebih dalam lagi segala macam peristiwa yang terjadi di negara ini. akan tetapi ini bukan membuktikan bahwa  yang disampaikan oleh pengamat tersebut sepenuhnya benar dan bisa saja yang disampaikannya itu salah. lagi lagi yang disampaikannya itu salah, dan akibatnya hanya akan menimbulkan dendam dan salah paham atas suatu golongan. komentator itu dia hanya menilai atas suatu peristiwa artinya atas sebuah penilaian itu hanya sebatas perkiraan atau prediksi atas keilmuan seseorang yang melakukan predikdi tersebut. dan kalau berbicara persoalan prediksi dan perkiraan itu ada kemungkinan benar dan kemungkinan salah.

bukankah komentator dan pengamat itu hanyalah manusia biasa, itu berarti mereka masih ada kemungkinan melakukan kesalahan atau melakukan kekeliruan. bahkan bisa saja dengan kekeliruan dan kesalahan yang dilakukan oleh komentator dan pengamat tersebut, akibatnya akan merambah pada suatu kekacauan dan kehancuran, dan kalau sudah begitu apa yang akan dibuat. satu sama lainnya akan saling menyalahkan satu sama lainnya. kekacauan dan kehancuran yang dimaksudkan disini bukan kejadian yang secara langsung melainkan tidak langsung. contoh kongkret kekacauan secara tidak langsung adalah seorang teman dan teman lainnya saling aduh mulut dan ujung-ujungnya pada perkelahian.

coba kita ingat-ingat atas komentar seorang pengamat yang membuat salah satu pihak atau lebih tersinggung. bisa saja terjadinya ketersinggungan tersebut akan menyebabkan perselisihan dan perselisihan tadi akan berdampak yang pada awal adalah kawan menjadi musuh dan yang tadinya senyum tawa menjadi tangis dan derita dan seterusnya. perlu diingatkan lagi bahwa bahwa pengamat dan komentator tidak sepenuhnya diperlukan oleh bangsa ini, bangsa ini memerlukan persatuan persaudaraan. 

Motivator

Seperti yang telah kami katakan diatas bahwa bangsa ini, bangsa dan Negara ini tidak lagi membutuhkan seorang komentator. lalu apa yang dibutuhkan oleh bangsa ini? bangsa ini membutuhkan seorang motivator menuju Indonesia emas. Kita sudah tidak butuh komentator, komentator bisa saja salah dalam menfasirkan suatu kejadian. Kita membutuhkan sebuah petunjuk, pedoman, standar, ukuran dalam menentukan suatu kebenaran dan kebatilan (kesalahan), yang kita butuhkan melainkan hanyalah Al-Quran yang tidak ada keraguan padanya.

motivator yang akan menggerakan kearah yang benar dan sebagai pemberi semangat. motivasi untuk terus berjuang pantang megeluh dan menyerah. motivasi untuk terus belajar dan pantang untuk terus bermalas-malasan. motivator terkuat dan paling perkasa adalah ALLAH SWT, motivator bacaan sempurna adalah Al-Quran, motivator manusia yang mempunyai teladan sempurna adalah Nabi Muhammad Saw dan sekarang teladan kita adalah Para Ulama, karena ulama adalah pewaris para nabi. ulama yang telah mewarisi ilmu dan keimanan para nabi.

jadi, saya yakin dan percaya, anda sudah pasti ingin menjadi seorang motivator. siapapun anda, yang penting anda sudah membaca tulisan ini. itu berarti anda diwajibkan untuk bisa memotivasi teman dan sahabat anda agar lebih semangat belajar dan berjuang untuk perbaikan diri sendiri dan bangsa ini. hidup tidak akan bermakna jika tidak bermanfaat kepada sesama. oleh marilah kita saling memotivasi diri dan orang lain. agar bangsa dan sumber daya manusia indonesia lebih berkualitas. sehingga bisa diperhitungkan sebagai bangsa yang berpengaruh.

demikian semoga bermanfaat. selamat dan semangat berjuang








Kamis, 23 Februari 2017

Popular Post

Ikuti Kami di Facebook

Search

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Internet Marketing

Blogger Indonesia

- Copyright © Blog Motivasi Hidup -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -